..waktunya mulai aqiqah,dapatkan souvenir cantik untuk setiap pesan

Selasa, Mei 10, 2022

Ayah dan anak laki lakinya


Peran ayah dalam perkembangan anak laki-laki tidak kalah besar dibandingkan ibu. Bahkan, apabila kombinasi peran ayah dan ibu dalam membesarkan anak laki-laki dapat membentuk pribadi anak yang lebih baik di masa depan.

Menurut Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog., ayah yang dapat menunjukkan kasih sayang, memberikan perlindungan, dan menjadikan diri sebagai tempat diskusi bisa membuat anak laki-lakinya bersikap lebih tegas.

“Ayah juga berperan penting untuk membuat anak merasa lebih percaya diri dan berani dalam menentukan keputusan," ungkap Ikhsan.

Berikut ini adalah penjabaran mengenai peran ayah dalam perkembangan anak laki-lakinya:

1. Pelindung

Seorang ayah bertugas untuk memberikan rasa aman kepada anak, baik secara fisik maupun emosional.

Ketika anak tahu bahwa ayah akan selalu ada untuknya, mereka akan lebih merasa percaya diri, berani, dan bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambilnya.

2. Pendidik

Sebagai kepala keluarga, ayah harus mengajari anak-anaknya prinsip dan nilai dasar yang harus mereka ikuti dalam kehidupan.

Merupakan tugas seorang ayah untuk mendidik anak-anaknya tentang kode etik yang perlu dipatuhi selama hidup.mengajari anak perihal ilmu pengetahuan. Terutama ilmu agama, seperti tata cara sholat lima waktu, ilmu tauhid, membaca Al Quran dan akhlak yang baik.


3. Role Model

Seorang ayah adalah teladan penting bagi anak laki-lakinya karena mereka akan belajar seperti apa seharusnya seorang pria dewasa.

Oleh karena itu, ayah harus selalu mencontohkan perilaku yang baik untuk anak. Hal ini bertujuan agar si kecil dapat tumbuh ke arah yang positif.

4. Teman

Ayah adalah teman pertama anak sebelum ia menuju ke lingkup yang lebih besar. Faktanya, memiliki hubungan yang dekat dan bersahabat dengan anak dapat mengurangi kemungkinan mereka menyimpang dan jatuh ke dalam kebiasaan yang tidak diinginkan.

Sebagai sosok teman yang baik bagi anak, ayah juga lebih mudah membimbing anak saat mereka merasa sedih atau tidak nyaman dengan lingkungan sekitarnya.


5. Penghibur

Ayah lebih sering menghabiskan waktu dengan bercanda bersama anak. Ayah pun lebih dapat mengimbangi pergerakan aktif anak sehingga dapat menjadi sosok penghibur yang baik di kala anak sedang bersedih.

6. Konselor

Seorang ayah harus dapat menjadi pendengar yang baik, dan memberikan nasihat yang positif kepada anak jika dibutuhkan.

7. Pelatih

Ayah dapat mengajari anak keterampilan hidup, yang nantinya diperlukan saat si kecil beranjak ke lingkungan yang lebih luas.

8. Mitra

Menjadi ayah yang selalu bersikap baik kepada pasangan dan anggota keluarga lainnya dapat menumbuhkan rasa empati si kecil.

Pada masa depan, si kecil pun akan menjadi sosok yang baik, seperti halnya yang dicontohkan ayahnya semasa ia kecil.

Berdasarkan ikhsan, peran ayah dalam mendidik anak laki-laki dapat dioptimalkan dengan meluangkan lebih banyak waktu di rumah.

“Jika tidak memungkinkan, buatkan kesempatan eksklusif di akhir pekan agar ada waktu antara ayah dan anak. Ingat, jika sudah janji maka harus ditepati," tutur Ikhsan.

Perbanyak juga diskusi dengan anak. Ajarkan si kecil membuat keputusannya dan memahami konsekuensinya sendiri.

"Sebisa mungkin, sosok ayah juga harus aktif di rumah. Bukan hanya diam, menyuruh istri atau anaknya saja. Tapi, mencontohkan dengan melakukan kegiatan bersama," pungkas Ikhsan.

Peran ayah dalam mendidik anak laki-laki tidak kalah besarnya. Oleh karena itu, perhatikan hal tersebut agar si kecil dapat tumbuh menjadi sosok yang positif dan dapat menjadi contoh yang baik bagi lingkungan sekitarnya.


Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)..." (QS. An-Nisa: 34).

Tauladan Rasulullaoh sebagai ayah

Nabi Muhammad SAW termasuk dalam The 100, tokoh yang memiliki pengaruh paling besar dan paling kuat dalam sejarah manusia. Perangainya yang luar biasa patut diteladani.

Hal ini termasuk dalam berbagai kisah Rasul sebagai sosok seorang suami dan ayah di keluarga. Dilansir dari NU online, dibalik kesibukannya sebagai pemimpin umat Islam kala itu. Ternyata Rasul seorang yang bertanggung jawab dan penuh perhatian pada keluarga, kepada anak-istri, cucu, bahkan anak-anak di sekitarnya. Beliau sosok pelindung dan seorang yang lemah-lembut terhadap keluarga.

Dalam kesempatan lain, Rasulullah bahkan tak ragu meminta air dan membasuh pipis dari anak kecil yang dibawanya. Hal ini terulang sekian kali. Terkadang sepulang bepergian, banyak anak yang mengajaknya bermain bersama.

Keakraban beliau kepada keluarga dan orang sekitar terlihat jelas di berbagai kesempatan. Pernah pada suatu ketika, beliau mencium salah seorang cucunya, al-Hasan ibn 'Ali.

Kejadian itu disaksikan langsung oleh al-Aqra' ibn Habis. Al-Aqra' pun berkomentar, "Aku memiliki sepuluh orang anak, tapi tak ada satu pun yang biasa kucium." Rasulullah menoleh ke arahnya dan menjawab, "Siapa yang tak sayang, maka tak disayang," (HR. al-Bukhari dan Muslim)

sunber.klikdokter.id dan sumber lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar





Belanja online

Cari Toko Bunga Bogor?