Selasa, Desember 28, 2021

Hasil Tidak Pernah Mengkhianati usaha





Euforia atas keberhasilan timnas INDONESIA di ajang piala aff 2021 (2020 ) dengan lolos ke semifinal adalah sebuah kebanggan yang  membuncah di dada bangsa ini, dan pastinya juga di dalam diri timnas sendiri , karena ingin memberikan yang terbaik bagi bangsa ini.

Ber awal mendapat cibiran dan sinis dari beberapa kalangan bahkan lawan, sebut saja pelatih vietnam park haeng so yang menyebut timnas indonesia tidak layak lolos ke FINAL, safee sali legend sepakbola Malaysia dan pernah bermain di liga Indonesia memperkuat klub Pelita jaya menilai INDONESIA masih muda, Safawi Rasheed  ,pemain Malaisya yang melihat Timnas Indonesia sekelas Laos , pengamat Bola dari Inggris yang melihat harusnya tiket final itu milik Timnas Thailad dan Timnas Vietnam. Komentator negri ini saja juga bernada sinis Arde Goenawan juga melakukan hal yang sama

Apa yang terjadi sekarang setelah mencapai final, semuanya komentar sinis dijawab dengan bukti dan kerja keras,serta iringsn doa dari timnas Indonesia ,orang tuanya , keluarga,serta pecinta sepakbola negri ini. Akan tetapi tetap saja ada komentar tidak enak terutama dari timnas yang kalah , mereka cari kesalahan untuk memperlemah mental dan juga menurunkan daya juang timnas Indonesia, dan sudah selayaknya di bela timnas INDONESIA sampai habis.

Timnas Indonesia  sudah mulai  sering bermain dengan klub  Eropa dan Timur tengah sejak di latih oleh coach Shin Tae Yong ,ada kalanya menang dan kalah,Tapi kalau Timnas Indonesia kalah dari Timnas ASEAN rasanya sakit sekali,mungkin ini kalimat motivasi buat membakar semangat juang timnas yang sedang berjuang.

Kami sedang perih dengan kondisi negri,pandemi covid 19 berkepanjangan,bencana terjadi di sana sini, kemenangan timnas Indonesia menjadi sedikit pelipur lara atas masalah masalah yang terjadi

Euforia kami tinggi,namun kami sadar saudara kami yang berjuang masih muda dan tetap dalam ikhtiar. Beberapa personel team ini di mulai dari di latih sama coach Fahri Husaini berlanjut yang melatih Coach Indra Sjafri sudah meletakkan dasar religi dalam tubuh timnas, bangsa ini sudah terbiasa melihat era Evan Dimas dan yuniornya ketika mencetak gol dan mendapatkan kemenangan selalu melakukan selebrasi sujud syukur .

Setelah di latih Shin tae yong kebiasaan ini berlanjut dan ditambah dengan kekutan fisik yang oke jelas membuat timnas sekarang menjadi beda ,dan kesan religi ini tetap terjaga untuk semua agama yang menjadi personel timnas indonesia di piala AFF. Beberapa pemain jelas terlihat sudah melakukan kegiatan berdoa seperti yang dilakukan oleh Asnawi Mangkualam saat mau bertanding melawan Timnas Singapura ,kesan religi juga didapat dari kiper Nadeo yang dalam istagramnya menulis 

"IN LAM TAKUN ALAYYA GHODHLOBUN FALA' UBALI"

"yang artinya: Asal engkau , Wahai Tuhanku  tidak marah kepadaku, Kan ku terima segala Nasibku entah Bahagia, sedih, bersuka cita atau pun derita.”

Kalimat ini diketahui merupakan ucapan Nabi Muhammad SAW sebelum terjun ke Perang Badar. Kalimat ini merupakan bentuk sikap tawakal Rasulullah terhadap semua keputusan Allah. Apa pun hasil yang didapatkan, setelah memberikan semua usaha terbaik, akan diterima oleh Nabi. Begitu pula dengan tekad untuk mengharapkan ridho Allah dan tidak menjauhi semua hal yang dapat menimbulkan kemarahkan Allah. 

Oleh karena itu tetaplah kita,bangsa ini mendukung perjuangan mereka kalah atapun menang melawan timnas Thailand namun kita sangat berharap kemenangan, langkah timnas Indonesia harus sama seperti timnas Vietnam yang juga di latih oleh pelatih dari Korea Selatan bahkan harus melebihi prestasi timnas vietnam. bangsa ini berdoa 

Indonesia bisa ,Indonesia juara piala AFF 2021 ... Aamiin.. 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar






Belanja online

Cari Toko Bunga Bogor?