Rabu, Juli 28, 2021

Mempermudah Hajat orang lain


   Seperti serba bingung di kondisi sepert ini ,Pandemi covid 19 yang tak kunjung behenti sehingga terbatas jadinya bergerak ,aktivitas tidak gesit dan akhirnya semua sendi kehidupan berpengaruh termasuk bagi mereka yang hendak berhajat , sebagai jasa aqiqah yang berpengalaman tentu kami memiliki cara untuk mengatasi masyarakat yang hendak beraqiqah namun tidak dalam kondisi berkerumun sebagai salah satu kegiatan Prokes 

   Salah satunya adalah menyalurkan ke pondok pesantren ,komunitas keagamaan ,panti yatim dimana memiliki nilai ibadah yang malah lebih baik. Kami antar langsung ke tempat yang anda tuju dengan keinginan yang sesuai dengan pesanan.

   Semoga ibadah anda tetap berjalan dan kami juga dapat membantu anda dengan baik.

   kami ambil dari facebook shahabat kami yaitu gussirot yang artikelnya dapat menjadi pelajaran bagi kita
 
INILAH DAFTAR AMALAN YANG DICINTAI ALLAH SWT. 

Coba kita bayangkan jika kita bisa:

• Mengangkat kesulitan orang yang kesusahan...

• Mengenyangkan yang lapar …

• Melepaskan orang yang terlilit utang …

 • Membuat orang lain bahagia,

Keutamaannya, itu lebih baik dari melakukan ibadah i’tikaf di Masjid Nabawi sebulan penuh. 

Sungguh ini adalah amalan yang mulia.

Keutamaan orang yang menyuguhkan kebahagiaan pada orang lain dan mengangkat kesulitan dari orang lain disebutkan dalam hadits Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda; 

“Alloh senantiasa menolong hamba selama ia menolong saudaranya.” 
[HR. Muslim no. 2699]

Dari Ibnu ‘Umar, Nabi _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ bersabda: 

“Siapa yang biasa membantu hajat saudaranya, maka Alloh akan senantiasa menolongnya dalam hajatnya.” 
[HR. Bukhari no. 6951 dan Muslim no. 2580]

Dari Ibnu ‘Umar, Nabi SAW bersabda; 

“Manusia yang paling dicintai oleh Alloh adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Alloh adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan lebih aku cintai daripada beri’tikaf di masjid ini -masjid Nabawi- selama sebulan penuh.”
[HR. Thabrani di dalam Al Mu’jam Al Kabir no. 13280, 12: 453).

Imam Al Hasan Al Bashri pernah mengutus sebagian muridnya untuk membantu orang lain yang sedang dalam kesulitan. Beliau mengatakan pada murid-muridnya tersebut, 
“Hampirilah Tsabit Al Banani, bawa dia bersama kalian.” 

Ketika Tsabit didatangi, ia berkata, 
“Maaf, aku sedang i’tikaf.” 

Murid-muridnya lantas kembali mendatangi Al Hasan Al Bashri, lantas mereka mengabarinya. Kemudian Al Hasan Al Bashri mengatakan:

“Wahai A’masy, tahukah engkau bahwa bila engkau berjalan menolong saudaramu yang butuh pertolongan itu lebih baik daripada haji setelah haji?”

Lalu mereka pun kembali pada Tsabit dan berkata seperti itu. Tsabit pun meninggalkan i’tikaf dan mengikuti murid-murid Al Hasan Al Bashri untuk memberikan pertolongan pada orang lain.

Rajin membuat orang lain bahagia, maka kebahagiaan itu kan kembali kepada kita.  Meringankan kesulitan dan  kesusahan orang lain membuat kita mengalami kebebasan kesulitan dan kesusahan dalam hidup.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

Jasa sewa mobil untuk acara

Jasa sewa mobil untuk acara
Dijamin Murah

Cari Toko Bunga Bogor?