Senin, Desember 14, 2020

Sejarah yang ber ulang




  Perjalanan ku dalam rangka silaturahim tertahan oleh puluhan kerbau yang memenuhi jalan yang ku lalui ,ada kerbau yang mendekati mobil ku serasa menantang. Cukup lama menunggu kerbau kerbau yang banyak ini minggir dan mengikuti perintah pemilik kerbau,mungkin dalam pikiranku adalah mengalah demi kebaikan dengan manfaat banyak harus dilakukan...hm...hm...hm.

  Perjalanan ku dilanjutkan setelah kerbau kerbau itu minggir ,sambil mendengarkan lagu Maher Zein ter inspirasi dengan  kondisi terkini dan ramai di media on line ,kira kira  adakah yang pernah terjadi di masa lalu,masa perjuangan penegak kebenaran dan mengajak umat untuk hanya menyembah Alloh.

  Setelah sampai tujuan setelah beramaha tamah dengan saudaraku ,lalu diriku mencari tempat yang nyaman untuk menulis, Sambil ku buka beberapa tema di ponsel yaitu di mbah Google, ternyata banyak sekali peristiwa peristiwa yang ada kemiripan dengan peristiwa terkini gumam ku. Mulailah diriku menulis dengan informasi yang banyak dan di dapat dari mbah google dan kutulis peristiwa sejarah yang pernah terjadi. Di awali dengan kisah Nabi Musa dengan Fir aun yang kala itu berkuasa tidak terbatas dan menyebut dirinya tuhan.(kisah kisah di ambil dari berbagai sumber)

Kisah Musa

  Saat mengetahui Musa akan pulang ke Mesir, setelah sepuluh tahun berada di tempat pengasingan di kota Madyan, 

  Fir’aun dan pembesarnya mulai panik dan gusar karena kehadiran Musa dinilai akan membawa dampak sosial dan politik yang sangat besar hingga berpotensi menggoyahkan singgasananya. 

  Fir’aun dan pembesarnya akhirnya menunjukan sikap panik mereka dengan menyampaikan provokasi hingga pelecehan kepada Musa, pengikutnya serta rakyatnya sendiri. 

Fir’aun dan para pejabatnya mulai berkoar-koar di depan publik, dengan mengatakan bahwa Musa adalah manusia biasa dan pengikutnya hanyalah segelintir orang saja.


(إِنَّ هَؤُلَاءِ لَشِرْذِمَةٌ قَلِيلُونَ)


 “(Fir'aun berkata): 'Sesungguhnya mereka (Bani Israel pengikut Musa) benar-benar golongan kecil”. 

(Al-Syu'ara: 54).

  Namun setelah melihat fakta di lapangan, yang ternyata pengikut Musa sangat banyak dan membludak, maka Fir’aun dan pembesarnya menjadi semakin panik. Mereka pun mulai berusaha menimbulkan antipati publik kepada Musa dan pengikutnya lewat provokasi, dengan mengatakan Musa dan pengikutnya adalah kaum yang fasik. 

(فَاسْتَخَفَّ قَوْمَهُ فَأَطَاعُوهُ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ)

 “Maka Fir'aun mempengaruhi kaumnya (dengan perkataan itu) lalu mereka patuh kepadanya. Karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik”. 

(Al-Zukhruf: 54).

  Ketika merasa gagal dengan provokasinya, karena ternyata simpati publik semakin besar dan tidak terbendung kepada Musa, maka Fir’aun dan pejabatnya mulai mengancam keselamatan Musa serta mengintimidasi rakyatnya dengan mengatakan bahwa Musa mesti dibunuh, karena punya niat dan maksud jahat kembali ke Mesir, yaitu hendak mengganti agama serta merusak tatanan sosial dan budaya kalian yang telah mapan dan kokoh. 

(وَقَالَ فِرْعَوْنُ ذَرُونِي أَقْتُلْ مُوسَى وَلْيَدْعُ رَبَّهُ إِنِّي أَخَافُ أَنْ يُبَدِّلَ دِينَكُمْ أَوْ أَنْ يُظْهِرَ فِي الْأَرْضِ الْفَسَادَ)

 “Dan berkata Fir'aun (kepada pembesar- pembesarnya): "Biarkanlah aku membunuh Musa dan hendaklah ia memohon kepada Tuhannya, karena sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi”. (QS Ghafir: 26).

   Dari Alquran kita tahu, akhirnya Nabi Musa berhasil menumbangkan kecongkakan dan tirani Fir'aun.

Lihatlah, sejarah selalu berulang. Dan itulah di antara kehebatan Alquran, senantiasa relevan dan aktual. Tidak seperti yang dikatakan orang-orang kafir, bahwa Alquran isinya hanyalah dongeng masa lalu (QS Al-Furqan: 5-6).

Sejarah yang lain yang bisa kita pelajari juga

*IMAM SYAFI'IE*

Rahimahullaah. 

Tangan dan kakinya dirantai lalu dibawa menghadap pemerintah dan hampir-hampir dipancung karena dituduh Syiah dan pemecah-belah masyarakat

*IMAM HANAFI*

Rahimahullaah. 

Ditangkap, dipenjara, dicambuk, disiksa dan dipaksa minum racun oleh pemerintah lalu meninggal dunia karena tidak setuju dengan dasar-dasar pemerintah.

*IMAM MALIK*

Rahimahullaah 

Dicambuk dengan cemeti lebih dari 70 kali sepanjang hayatnya oleh pemerintah kerana sering mengeluarkan pernyataan yang bertentangan dengan kehendak pemerintah.

*IMAM HAMBALI*

Rahimahullaah 

Dipenjara oleh pemerintah dan dirotan belakangnya hingga hampir terlucut kainnya karena mengeluarkan fatwa yang bertentangan dengan kehendak pemerintah. Pemerintah menganggap mereka lebih betul daripada ulama.

*SUFYAN AT TSAURI*

Rahimahullaah 

Seorang wali Allah yang termasyhur. Ditangkap tanpa bicara karena berani menegur kesalahan khalifah dan dihukum gantung tetapi sewaktu hukuman hendak dijalankan kilat dan petir menyambar pemerintah dan menteri-menterinya lalu mereka mati tertimbun tanah.

*SAID BIN JUBAIR*

Rahimahullaah 

Seorang wali Allah yang dikasihi harimau. Dibunuh karena didakwa memecah-belahkan masyarakat, menentang kerajaan dan berkomplot untuk menjatuhkan pemerintah.

*ABU YAZID AL-BUSTAMI*

Rahimahullaah.

Wali Allah yang terkenal dengan berbagai karomah. Dituduh sesat karena ilmu agamanya lebih tinggi daripada pemerintah. Dihukum pancung oleh pemerintah tetapi tiada siapapun berhasil memancungnya.


*ABUL HUSIN AN-NURI*

Rahimahullaah. 

Wali Allah yang mampu menundukkan api. Ditangkap dan hampir dihukum karena dia menentang tindakan pemerintah yang membenarkan minuman arak berleluasa dalam negara.

*IMAM NAWAWI ADDIMASYQIY*

Rahimahullaah 

Hampir-hampir dipukul dan telah dibuang negara oleh pemerintah karena menegur tindakan pemerintah menyalahgunakan uang rakyat. Juga seorang wali Allah yang terkenal sepanjang zaman.

Bahkan para nabi pun dikejar dan mau dibunuh oleh para penguasa dzolim di negara nya...

Nabi Ibrahim as

Dibakar oleh raja Namrud

Tapi Allah selamatkan

Nabi Isa as

Dikejar dan disalib

Allah selamatkan, yang disalib adalah penghianat bernama Yudas

Rosulullah Saw

di masa kekuasaan kafir qurais dan penguasa" kafir dzolim,,

mereka memburu dan memerintahkan utk membunuhnya...

Namun atas dan kehendak kekuasaan Allah, tidak ada satupun penguasa melebihi kekuasaan Allah...

Tidak ada makar yg lebih dahsyat dr makar Allah,,

Mereka (para penguasa dzolim) Allah binasakan...


Fahamkah kita dalam sejarah ini ?


Masya Allah..


Ya Alloh lindungi ulama ulama kami,lindungi ulama yang berani mengatakan kebenaran sekalipun berhadapan dengan penguasa,lindungi ulama kami dari fitnah yang keji.

Ya Alloh lindungi ummat muslim negri ini.

Ya Alloh selamatkan negri ini sehingga kami dapat menikmati tanah tumpah darah negri kami sendiri.

Aamiin...Aamiin..Aamiin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

Jasa sewa mobil untuk acara

Jasa sewa mobil untuk acara
Dijamin Murah

Cari Toko Bunga Bogor?