Senin, Agustus 24, 2020

Mengasihi dengan hewan saja dianjurkan apalagi dengan sesamanya

 Semut semut yang baik ,mohon untuk pergi ya,sy mau pakai gula ini,sebut  pa ahmad ,meminta semut semut yang masuk ke baki gula untuk pergi karena saat mau buat kopi panas hangat manis untuk tamunya malam itu jadi tidak bisa dan harus beli yang sudah ada dalam kemasan. Dan benar saja setelah melewati beberapa jam dan pa ahmad terbangun pada pukul 4 saat pergi ke dapur di dapati semut semut sudah lenyap dan tidak tersisa satu ekor pun di baki gulanya.
Ada kejadian yang juga tidak bisa di lupakan saat pa ahmad masih beternak sapi,dimana sapi yang di pelihara pa ahmad sedang hamil,dan menunggu saat kelahiran,namun yang terjadi sapi kembung dan jatuh ,sapi jenis simental besar dalam posisi hamil tentu kebayang sekali besarnya ,juga saat pa ahmad duduk berjongkok untuk untuk melihat sapi yang dalam kondisi terlentang namun masih bernapas normal, pak Ahmad berdoa dan membantu berusaha biar sapi tidak kembung dengan mengusapkan cream panas ke badan sapi,dokter hewan sudah dihubungi namun karena malam tentu akan ditindak lanjuti pagi nya,kondisi saat  karena malam lah yang membuatnya menjadi panik, pa ahmad terus berdoa dan berusaha terus mengoles cream ke badan sapi sambil berujar,karena sapi betina nya dinamai si montok maka di ajak lah bicara ,pa ahmad ber ujar ,montok cepat pulih ya,dokter datang besok,hayu sehat ,baru kali ini sy pelihara sapi betina sampai hamil ,sy ingin sampai montok punya anak lahir dengan sehat.Si montok pun keluar air dari matanya dengan deras seperti memahami kesedihan pa ahmad.
Waktu terus berjalan sampai malam saat itu pukul 23 dan pa ahmad harus pulang dulu sambil pamit ke montok untuk segera sehat, pa ahmad di rumah pun berdoa supaya sembuh. Ke esokan hari kejadian tidak terduga terjadi ternyata si montok kembali bugar dan bangun sehat seperti sedia kala sampai akhirnya melahirkan anak sapi yang sehat dan juga bagus.
Kejadian kejadian lain yang berhubungan dengan bercakap dan mengajak bicara dengan sapi yang lain,pa ahmad juga alami,sungguh kesan yang tidak bisa di lupakan.
Dua cerita di atas adalah gambaran interaksi hewan dan manusia sebagai pemiliknya dan sudah banyak juga terjadi  kedekatan manusia dan hewannya di dunia maya .
sebagai seorang Muslim kita menyadari bahwa semua hewan merupakan makhluk Allah SWT yang harus dihormati. Karena itu, kita menyayanginya sebagaimana Allah menyayangi hewan yang menciptakannya.
Lebih daripada itu, menyayangi binatang merupakan bagian dari perintah agama yang harus kita realisasikan dalam keseharian kita. Ketika kita menyayangi binatang, Allah SWT akan memberikan pahala dan pengampunan dosa.


Indahnya islam mengajarkan tentang mengasihi hewan. Alangkah hina nya jika manusia dengan sesama manusia malah saling bertengkar,saling membenci,saling serang bahkan berani berkata lebih kasar dengan yang lebih dari umurnya.
Beberapa hewan bahkan bisa menjadikan teman sekaligus menjadi terapi dalam mempengaruhi mental manusia. Seperti misalnya
1. Anjing digunakan untuk terapi menenangkan
2. Kucing dan burung beo biasanya dimasukkan dalam terapi untuk orang-orang yang cenderung bertindak agresif atau memiliki masalah dalam hal kontrol
3. Hewan-hewan besar seperti kuda biasanya digunakan untuk terapi membantu remaja yang memiliki masalah dalam mengontrol perilakunya, serta membantu remaja mengatur emosi.
"Orang yang menjalani terapi fisik bisa mendapatkan kembali kemampuan motoriknya melalui bantuan hewan. Bahkan hewan bisa membantu menenangkan seseorang yang berada dalam situasi stres," ujar Kueser.
Sebuah studi baru menemukan terapi dengan anjing bisa membantu meringankan kecemasan pasien yang akan melakukan pemeriksaan MRI, dan efek ini tidak memberikan efek samping terhadap hasil pemeriksaan.
Rasulullah SAW bersabda, “Terhadap yang mempunyai hati yang basah terdapat pahala.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah).
Dalam hadis yang lain, Rasulullah SAW bersabda, “Seorang laki-laki berjalan dalam keadaan sangat kehausan, kemudian ia turun ke salah satu sumur dan meminum airnya.
Ketika ia keluar dari sumur, ia melihat seekor anjing yang tampak sangat kehausan dengan hanya menjilati tanah. Ia berkata, ‘Sungguh anjing ini telah sampai pada kondisi yang aku juga sepertinya.’
Laki-laki itu lantas memenuhi sepatunya dengan air, menahannya dengan mulutnya, kemudian naik dan memberikan airnya kepada anjing tersebut. Ia bersyukur kepada Allah, dan Allah pun mengampuni dosa-dosanya.” (HR Bukhari).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

Jasa sewa mobil untuk acara

Jasa sewa mobil untuk acara
Dijamin Murah

Cari Toko Bunga Bogor?