Jumat, Mei 22, 2020

Jual diri yang bagus. dan positif.


Sesunguhnya Alloh tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu merubah nya sendiri (Qs Ar rad : 11)

Setiap orang punya tujuan ,setiap orang bercita cita tinggi,dan untuk menggapainya maka perlu mempersiapkan nya sejak awal tidak ada yang instan....,semua harus proses

Seorang yang bercita cita jadmempersiapkannyara TNI,tentu sudah mempersiapkannya,seeseorang yang bercita cita jadi pemain sepakbola handal juga mempersiapkannya,bercita cita menjadi politikus...maka persiapannya juga panjang dan proses

Proses untuk menjadikan cita cita terbukti juga adalah salah satu nya dengan membentuk diri,membuat diri dikenal dan bisa jadi perbincangan orang dengan kebaikannya.....
.Ada konsep sering kita dengar yaitu 3 M

  1. Mulai dari niat atau tujuan
  2. Mulai dari yang kecil
  3. Mulai dari diri sendiri

Bang Fahri dikenal sebagai singa parlemen tentu mempersiapkannya juga dengan proses,awal nya sebagai aktivis,masuk parlemen dan  berani vokal menyatakan pendapat nya untuk kebaikan dan juga siap dari serangan orang orang yag tidak menyukai


 Ustadz-Ustadz terkenal pun juga sama sebelum mencapai kemashhuran tentu dengan mempersiapkannya. Alm.Ustadz Arifin Ilham yang dikenal dengan Ustadz Zikir, adapula Ustadz Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) yang dikenal dengan Ustadz Manajemen Qalbu dan masih banyak lagi yang lainnya. Keberhasilan mereka menggaet Publik untuk menjadi “Pengikut” adalah kemampuan mereka membangun diri dan kita kenal dengan istilah Personal Branding

Penulis saja saat tinggal di bandung beberapa tahun sesuai dengan usaha nya saat itu dikenal sebagai pandai besi dan juga bapak kotak amal karena hampir semua lembaga zakat ternama ,pernah memesan kotak amal berbagai bentuk kepada penulis

Penulis sekarang tinggal di bogor dan mampu membuat personal branding dengan sebutan juragan kambing karena profesinya sebagai pedagang hewan dan catering aqiqahan


Dalam kesempatan kali ini saya mencoba membagi pengalaman tentang bagaimana “Menjual Diri” dengan membangun Personal Branding Anda agar Anda memiliki “pasar” dengan apa yang Anda jual.

Menetapkan Tujuan

Hal terpenting ketika Anda memulai sebuah kegiatan adalah memiliki sebuah tujuan. Hasil akhir dari pekerjaan Anda sebagai apa saja juga dipengaruhi oleh sebuah tujuan yang sudah anda miliki dari awal Anda bekerja. Strategi awal yang tepat untuk mulai menetapkan sebuah tujuan .

Anda membangun Personal Branding  adalah:

Meningkatkan kemampuan Anda, baik secara mental, spiritual dan fisik.
Meningkatkan kualitas hubungan Anda dengan orang lain.
Meningkatkan kemampuan eksplorasi ide-ide unik Anda,
Syukur buatlah yang berbeda dari yang umum

Jika Anda sudah mengerjakan beberapa bagian dari hal di atas, maka Anda bisa mulai menyusun mengenai tujuan apa yang ingin Anda raih dengan menjadi seorang yang Anda inginkan. Anda ingin menjadi “Penulis”, Anda ingin menjadi “Konselor”, Anda ingin menjadi “Trainer” atau apa saja, Anda harus menetapkan pertama kali tujuan Anda untuk menjadi itu buat apa.

Mengenali Potensi Diri

Mulailah dengan memetakan kekuatan dan kelemahan diri Anda sendiri, mencari tahu apa saja kelebihan yang Anda miliki, dan kelemahan apa saja yang menghambat aktivitas Anda selama ini. Apa saja yang membuat Anda selalu bersemangat dan termotivasi, apa saja yang membuat Anda kehilangan gairah, putus asa dan menyerah. Apa yang menantang Anda dan apa yang membosankan Anda, Apa yang Anda sukai dan apa yang tidak Anda sukai, masih banyak lagi pertanyaan lain yang berguna untuk menggali dan menggali potensi Anda. Dengan demikian Anda akan bisa mengatur kapan kekanan dan kapan ke kiri, kapan ngebut dan kapan harus pelan-pelan saja.

Meriset “Pasar” Anda.

Dalam aktivitas apapun, Anda harus mampu melakukan riset atau setidaknya penelitan sederhana tentang peluang yang ada di sekitar Anda, Anda harus melihat bahwa segala sesuatu potensi di sekitar Anda sangat bisa berguna untuk menunjang tujuan Anda.

Menetapkan Anda di posisi yang mana

Dalam kenyataan hidup soal Pro dan Kontra itu biasa, kemampuan Anda untuk menetapkan diri Anda di posisi yang pro atau kontra sangat menentukan target Anda tercapai, Anda ingin menjadi orang Protagonis atau Antagonis? Dengan menetapkan diri Anda ada di posisi yang mana sangat memudahkan langkah Anda untuk maju tanpa hambatan apapun, dan apapun yang terjadi Anda sangat siap menghadapinya.

Menetapkan Strategi

Kesalahan awal setiap orang memulai sesuatu adalah ketika dirinya tidak memiliki “Sesuatu” yang ingin dijual, ketika Anda ingin ada yang membeli sesuatu dari diri Anda maka Anda harus menyiapkan terlebih dahulu apa yang bisa Anda jual, soal “Jualan” Anda tentunya sesuai dengan tujuan Akhir Anda ketika membangun Personal Branding Anda.

Pencitraan Positif
Ketika kita mendengar kata pencitraan maka kita akan ingat pa Jokowi  Sebenarnya sebelum jadi Presiden pun Jokowi sudah membangun Personal Brandingnya sebagai “Pemimpin Sederhana” walaupun faktanya tidak seperti yang Anda bayangkan dan jauh sekali kan....(sambil ber istighfar selalu saat menulis ttg beliau). Itulah Personal Branding. Ketika sudah berhasil, praktek personal Branding sebagaimana yang dilakukan Jokowi misalnya dengan Istilah “Pemimpin Sederhana” maka di benak masyarakat bahwa Pemimpin Sederhana itu hanya Jokowi dan menjadi satu-satunya, walaupun pada akhirnya itu hanya sebagai bentuk Pencitraan. Pencitraan adalah bagian dari usaha membangun personal branding yang nantinya bisa dijual ke pasar.

Membuat sebuah slogan atau Motto
Jika penulis menyebut "Menuju 5 besar dunia ” maka Anda akan ingat dengan Anis matta dan Fahri hamzah serta partai Gelora bukan? Ketika Anda mendengar istilah “Ustadz Zikir” maka Anda akan langsung ingat Alm.Ust Arifin Ilham bukan? Itulah buah dari Personal Branding. Salah satu usaha yang dilakukan untuk membangun Personal Branding adalah Motto atau Slogan, karena itu diperlukan untuk orang lain mengingat Anda. Jika saya sebut “Raja Dangdut” maka Anda akan ingat Rhoma Irama

Mengiklankan Diri Anda
Tidak cukup dengan Slogan, Motto atau Tagline tetapi apapun aktivitas Anda harus sesuai dengan Slogan yang Anda buat, caranya Anda harus beriklan dan cara beriklan sudah dipastikan banyak cara. Seseorang yang banyak uang akan menggunakan TV, Radio dan Baliho, tetapi yang gratisan akan menggunakan Medsos sebagai media iklannya.,buatlah flyer,buat spanduk dan lai lain.

Evaluasi Diri
Jangan berpuas diri dengan Fanspage Anda yang banyak atau Follower Twitter yang membludak, tetapi Anda harus terus mengevaluasi diri apakah Slogan, Motto, Tagline dan Personal Branding yang Anda bangun sudah sesuai dengan kondisi Anda saat ini. Karena inti dari semua itu adalah kepercayaan publik. Anda merebut simpati berupa kepercayaan, bahwa “jualan” Anda apapun itu akan laku karena Anda benar bisa dipercaya.

Bagaimana ......Anda pasti bisa....

Penulis

JURKAM (Pa fathur)
Pernah membuat artikel dan tulisan di koran Radar Bogor,pernah di muat di koran Inilah Bogor,di muat dalam majaah berbahasa Sunda majalah Sunda Urang juga di Pos Desa....serta blogger miliknya sendiri
Sumber juga di ambil sedikit dari yang lain ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

Jasa sewa mobil untuk acara

Jasa sewa mobil untuk acara
Dijamin Murah

Cari Toko Bunga Bogor?