Bersiap qurban

Bersiap qurban
Lebih awal lebih baik

Selasa, Maret 03, 2020

Sedeqah shubuh

Semoga kita dapat melakukannya

MALANG KOTA – Sedekah subuh. Ya, sesuai namanya, komunitas ini aktif bersedekah setelah subuh. Setiap selesai menunaikan salat Subuh, komunitas ini membagi-bagikan nasi bungkus. Sasarannya adalah anak jalanan, tukang sampah, gelandangan, dan tukang becak.
”Karena bersedekah saat dimulainya hari adalah hal yang baik,” kata pengurus Komunitas Sedekah Subuh Deppy Bagus Trianto di kantor Jawa Pos Radar Malang kemarin (24/9). Itulah yang melatarbelakangi dipilihnya nama sedekah subuh. Dia menjelaskan, hari yang baik itu diawali dengan pagi yang baik.

Komunitas ini berdiri pada September 2016 lalu. ”Awalnya, dulu anggotanya cuma lima orang,” imbuh alumnus SMPN 8 Malang itu. Namun, sekarang komunitas itu telah beranggotakan lebih dari seratus orang. ”Kalau pengurus mungkin ada 40 yang aktif,” tambah pria berusia 32 tahun itu.
Dia juga mengungkapkan, sebelumnya, nasi yang dibagikan oleh komunitasnya hanya sekitar 10 bungkus setiap hari. Namun, sekarang jumlah yang dibagikan mencapai ratusan.
”Sebulan pengeluarannya mungkin sekitar 20 hingga 25 juta rupiah,” beber alumnus Jurusan Teknik Elektro, Universitas Negeri Jember, itu.
Meski dana yang dikeluarkan bisa dibilang sangat besar, tetapi komunitas ini terus eksis. ”Karena banyak juga donatur yang menyumbangkan dana,” imbuh Deppy.
Dia mengungkapkan, para donatur itu berasal dari komunitas Komunitas Masyarakat Tanpa Riba. ”Di sana, anggotanya ribuan. Kemudian, sebagian ada yang ikut membantu kami,” tutur wirausahawan suplier buah itu.
Sementara itu, dia mengatakan bahwa yang menginspirasi dibentuknya komunitas ini adalah program Jumat Berkah dari sebuah lembaga bernama Pola Pertolongan Allah (PPA) Institute.
”Mereka setiap Jumat membagikan nasi bungkus. Kemudian kami berpikir, kenapa kita tidak melakukannya setiap hari?” begitu ucap Deppy. Akhirnya, kegiatan itu berlangsung setiap hari hingga kini.
Untuk saat ini, setiap pagi selain hari Jumat mereka membagikan 150 nasi bungkus. Sedangkan, bila hari Jumat mereka membagikan 450 nasi bungkus. Selain bagi-bagi nasi saat pagi hari, pada Kamis malam juga ada pembagian nasi sebanyak 120 bungkus. Terdapat juga agenda rutin dua mingguan dengan bagi-bagi kue.
”Ada kegiatan dua minggu sekali, membagikan kue ke masjid-masjid sebanyak 750 paket,” pungkas pria kelahiran 7 Desember 1984 itu.
Pewarta: Gigih Mazda
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Sedekah Subuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

Jasa sewa mobil untuk acara

Jasa sewa mobil untuk acara
Dijamin Murah

Cari Toko Bunga Bogor?