harga paket aqiqah dan catering dus

harga paket aqiqah dan catering dus

banner produk

Sabtu, Desember 19, 2015

Pentingnya Menjaga Kejujuran Dalam Perdagangan (dibuat tulisan ini, dan hanya untuk website sendiri, semoga bermanfaat)



jelas dong saya jantan
 domba betina lebih murah dari domba jantan

Dalam sebuah hadist Rasulullah yang diriwatkan oleh Ahmad disebutkan : “Hendaklah kamu berdagang, karena di dalamnya terdapat 90 % pintu rezeki”
Perdagangan adalah kegiatan jual beli yang telah berabad-abad yang lalu dikerjakan oleh nenek moyang kita dahulu. Menjajakan barang dagangan keseluruh penjuru negeri untuk mencari rejeki yang halal. Dahulu orang harus berjalan bermil-mil jauhnya membawa Kuda, keledai dan Unta sebagai moda transportasinya mengangkut barang dagangan. Semangat yang gigih untuk menghidupi keluarga menghilangkan penat dan lelah akibat perjalanan jauh yang harus ditempuh.
Kini di jaman yang canggih dan lebih modern, kita tidak perlu lagi jalan bermil-mil jauhnya. Tidak perlu menghabiskan waktu berbulan-bulan lamanya untuk menawarkan barang dagangan ke seluruh penjuru negeri. Berbagai macam kemudahan telah banyak kita ketahui untuk memudahkan dan melancarkan perdagangan. Antara lain adanya moda transportasi yang menggunakan mesin seperti mobil, pesawat, kapal yang tentunya lebih mempercepat pengantaran. Selain itu dukungan alat komunikasi seperti telepon dan handphone yang mempersingkat jarak untuk harus bertatap muka.
Dalam hal perdagangan, kita tidak boleh asal dalam melakukannya. Ada aturan-aturan yang berlaku yang harus dipatuhi agar terhindar dari penipuan dan yang paling penting adalah terhindar dari azab Allah SWT.

Islam telah mengajarkan bagaimana hukum dan rukunnya jual beli atau perdagangan. Etimologi dari jual beli berarti pertukaran secara mutlak. Allah SWT secara tegas memerintahkan agar manusia mengikuti jalan perdagangan. Hal ini dimaksudkan agar manusia terhindar dari hal yang bathil dari pertukaran sesuatu yang menjadi milik di antara sesama manusia.
Jujur dalam Berdagang
Tulisan ini untuk menjadi pegangan bagi pemesan
Di Dalam Al Quran Surah An Nisa ayat ke 29 tercantumkan :
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu.”
Itulah mengapa pentingnya menjaga kejujuran dalam perdagangan. Tidak sedikit pedagang yang melakukan kecurangan dalam berdagang. Salah satu contoh besar yang disebutkan pula dalam Al Quran adalah “ Mengurangi Kadar Timbangan”. Ini merupakan sebuah kecurangan dan penipuan yang dilakukan pedagang untuk meraup keuntungan yang besar.
Padahal jika timbangan yang mereka pakai itu jujur, tentunya apa yang mereka perdagangkan akan lebih berkah dan mendatangkan keuntungan yang berkelanjutan. Bukankah yang Anda inginkan adalah keuntungan yang berkelanjutan dan bukannya keuntungan besar yang hanya datang sekali saja.
Telah disebutkan dalam Al Quran Surat Al-An’am ayat 152 yang mana Allah SWT telah memerintahkan kita untuk berlaku jujur dan adil dalam berdagang dengan mencukupkan takaran dan tidak mengurangi kadar timbangan.
Mengurangi kadar timbangan bermakna luas yang menyinggung kejujuran seseorang dalam berjualan. Termasuk misalnya tidak menjual barang rusak kepada pembeli dengan mengatakan bahwa barang tersebut bagus. Tidak menjual barang yang tidak layak konsumsi dan berbagai macam hal yang menyangkut kejujuran dalam berdagang.
Kejujuran sangat penting dalam perdagangan, konsumen atau pelanggan tidak dirugikan dan penjual juga mendapatkan keuntungan secara sah atau halal.  Prinsipnya adalah sama sama diuntungkan. Konsumen mendapatkan apa yang mereka butuhkan sesuai dengan haknya. Penjual juga mendapatkan keuntungan yang sesuai dan berkah.
Dan lebih penting yang terkait usaha aqiqah adalah
Jangan sampai karena kelakuan salah satu oknum pengusaha aqiqah yang nakal dan tidak jujur berimbas ke pengusaha aqiqah yang lain
  1. ·   Saat mendagangkan hewan hendaknya menawarkan dengan jelas harga hewan adalah hewan jantan atau betina,jangan sekali-kali menawarkan hewan jantan namun yang dipotong hewan betina 
  2. penulis adalah peternak juga yang mengadakan hewannya dari membeli hewan lewat jaringan dan juga di pasar, penulis membeli bahan  (domba anak ) sudah dikisaran r800.000- sd 1 .000.000 jantan sehingga jika jual harga jantan dibawah ini ukuran berapa ya hewannya......,
  3. sebaiknyajuga jika menjual dan memotong betina dicari yang sedang tidak hamil karena sempat terjadi ketika memotong hewan betina yang memotong teman kita dijaringan didapati adanya bayi dalam tubuh hewan betina.
  4.     Jika ada waktu hendaklah pemesan datang tuk melihat hewannya yang dipotong,walau tidak diwajibkan melihatnya.atau mungkin juga karena kesibukan bisa di minta di foto atau di kirim via video saat pemotongan dan foto hewannya.Mengaqiqahi  anak melalui jasa pelayanan aqiqah dibolehkan, walaupun ia tak melihat langsung proses penyembelihannya. Ini termasuk bab taukil (mewakilkan), yang menjadi inti adalah niatnya muwakkil (orang yang menyerahkan perwakilan dirinya kepada selainny). Dalam hal ini, point utamanya ada pada niat orang yang mewakilkannya (empunya aqiqah). Sementara niatnya si wakil (orang yang mewakilkan) dalam menyembelih hewan aqiqah pesanan dan “atas nama siapanya” bukan menjadi syarat sahnya aqiqah. Jika seseorang yang menjadi wakil menyembelihnya dengan hanya menyebut nama Allah & tanpa menyebutkan nama orang yang diaqiqahi atasnya, maka sah aqiqah tersebut.
  5. Terkait adanya bantuan program pemerintah ,setahu penulis biasanya program itu untuk pembibitan sehingga nantinya stock hewan banyak dan harga tidak melambung tinggi, mungkin ini analisa yang juga masih dipertimbangkan ,kenyataannya banyak sekali program pemerintah yang dilalui tidak dengan pembibitan namun langsung dipakai untuk jual beli yang akhirnya penyediaan stock berkurang, dan harga jadi tinggi selain itu banyak yang membuka usaha jasa aqiqah baru dan sudah jelas menambah persaingan dengan yang sudah ada , kan jadi tidak sehat , dimana pengusaha yang berjalan dengan dana yang ada dan dari awal mendapat pesaing yng mungkin saja dengan pemain baru yang dana nya berasal dari dana pemerinatah lewat program namun langusng dipakai untuk perdagangan .ada juga yang  terjun langsung ke perdagangan yang belum berpengalaman sehingga  bisa jadi kerugian yang didapat bukan keuntungan .
  6. Tentu semua ujungnya adalah ·         Pelayanan yang baik tentu harus di nomor satukan untuk konsumen………. Semua tergantung konsumen untuk memilihnya …….

1 komentar:

  1. Terima kasih pa, atas informasi ini(aqus,bogor)

    BalasHapus

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

peta lokasi