banner produk

Senin, Desember 17, 2012

Percakapan nyata Pedagang daging, Pembuat bakso, Pedagang Bakso

Akuuut, Kronis.....,apakah sudah seperti ini ya perdagangan kecil yang melibatkan tiga pelaku bisnis kecil di Masyarakat , Perbincangan ini mungkin sedikit mewakili kenyataan yang terjadi, semoga menjadi perhatian pemertintah, ulama, orang kaya yang berhati baik,dan aparat. berikut perbincangannya

Pedagang daging: Wa'alaiku salam, mangga  kang silakan duduk, wah perdagangan lesu nih, serba bingung, bahkan kami sempat ditanya oleh pembeli ,... daging nya campur daging babi gak, gitu kata pembeli,
saya hampir emosi ketika ada yang membeli dengan pertannyaan ini, kayak sy baru berjualan aja di pasar sini, lagian kalau kami berjualan gak benar ,kenapa sya sudah 12 tahun tetap ada....., dan sy juga mendapatkan teryanta daya beli konsumen juga rendah terhadap daging, untuk yang sering seperti pedagang makan padang soto mulai jarang membeli makanan pake daging, untuk rumah tangga apalagi melihat harga mahal jarang sekali ada yang mau beli.

harga daging es juga mahal, sy juga gak yakin daging es impor juga daging dan lainnya dari sapi semua, masak kang sy pernah pesan hati yang banyak karena untuk acara ,sy dapat hati daging sapi kok gede amat ya, apa hati kuda nil ya...he.hee, sy juga sedikit hapal jika ada daging babi ada jadi sy ingin berjualan dengan benar.

Pembuat bakso : kami mah jangan disalahkan ,kan kami hanya membuat kami dapat dari pedagang daging lalu kamu racik hingga menjadi bakso, tinggal di atur aja komposisinya baru kami lakukan pembuatan bakso, kami juga gaka mau harus buat bakso pakai daging babi, walau tidak menutupkemungkinan ada teman kami didaerah lain memakainya .

Pedagang bakso, sy yang kena resikonya nih bakso mahal maka kami naikkan juga semangkok yang kami jual , jadinya pembeli berkurang, apalagi dengan isu bakso pakai daging babi itu sangat memukul usaha saya, saya berkurang omzet jadinya.

ungkapan diatas jadi sepertinya berputar saling menyalahkan dan merugikan satu sama lainnya, .. Semoga  kepada pihak terkait menjadi pemikiran untuk dipecahkan.

hasil investigasi dan percakapan dengan pedagang di pasar Leuwiliang Kab. Bogor.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

peta lokasi