harga paket aqiqah dan catering dus

harga paket aqiqah dan catering dus

banner produk

Selasa, Desember 11, 2012

Modus melebihkan kuota impor sapi sudah biasanya (kapan yang seperti ini tidak ada lagi)


Modus melebihkan kuota impor sapi sudah biasanya
Kategori Uang Riil


Modus melebihkan kuota impor sapi sudah biasanya

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai pelanggaran kuota impor daging sapi sudah sering terjadi di Indonesia. Bahkan, hal tersebut selalu dilakukan setiap tahun."Kalau udah melanggar dibuang aja, musnahkan aja, daging sapi dari manapun itu. Ini bukan sekali ini saja, udah puluhan kali, biasanya lolos sekarang tertangkap, itu saja," katanya pada merdeka.com, Sabtu (25/8).

Dia menilai modus melebihkan kuota sudah biasa dilakukan. Namun, penangkapan ini diduga karena kurangnya bagian atau bayaran yang diberikan oleh pihak pengimpor kepada pemerintah sehingga impor tersebut ditangkap."Sajen mungkin kurang," ungkapnya.
Dia menilai pihak pengimpor sekarang cuma apes karena kurangnya pemberian uang (sajen) yang diberikan pada aparat. "Apalagi penangkapan bertepatan dengan hari lebaran di mana orang bagi bagi THR dan dia menilai sajen yang diberikan kecil sehingga daging impor ini ditangkap," katanya.
Sebelumnya Kementerian Perdagangan menilai PT KSU yang melakukan impor daging sapi asal Australia dan Selandia Baru diindikasi melanggar kuota impor daging sapi yang diberikan.
Pemerintah hanya memberikan alokasi pada PT KSU sebesar 300 ton pada semester kedua, sedangkan pada semester pertama alokasi impornya sebesar 500 ton. Bahkan, semua kuota telah direalisasikan oleh perusahaan tersebut. Sedangkan dari hitungan pemerintah saat ini ada 118 kontainer dengan jumlah daging mencapai 2.876 ton. Jumlah tersebut jauh melampaui alokasi impor yang diizinkan Kemendag untuk PT KSU.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

peta lokasi