Selasa, Desember 11, 2012

Apa Jadinya Dengan kondisi seperti ini(Edan... betul) daging Babi dijual dengan label daging Sapi

Ditemukan Daging Sapi ''Jadi-jadian'' di Kebayoran  (daging babi di jual jadi label daging sapi)


Dalam QS. Al-Baqarah [2] ayat 173 dikatakan :


image
Artinya :
173. Sesungguhnya Allah mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Besar Kecil Normal
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), Mumammad Nurdin menyatakan menemukan daging babi yang dijual sebagai daging sapi di Pasar Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. “Dijualnya di tempat penggilingan daging untuk bakso,” ujar Nurdin, Ahad 9 Desember 2012.

Nurdin menuturkan, temuan itu bermula pada 29 November lalu. Saat itu, ada seorang penjual daging yang menjadi anggota APDI di pasar itu merasa curiga. Sebab, ada pedagang yang menjual daging sapi seharga Rp 45 ribu per kilogram. Sementara, saat itu, harga daging sapi masih Rp 95 ribu per kilogram.

Si pedagang yang namanya dirahasiakan itu kemudian membeli 2 kilogram daging mencurigakan tersebut dan membawanya ke laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) milik Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan. “Hasilnya itu dipastikan daging babi, bukan sapi,” kata Nurdin.

APDI kemudian melaporkan temuan itu pada Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan pada Senin 3 Desember lalu. “Tapi belum ada hasilnya,” ujarnya.

Nurdin menduga, kecurangan itu dilakukan sebab harga daging sapi terlalu mahal. “Pedagang nakal itu ambil untuk dengan menjual daging babi dengan label daging sapi, jadi untung,” ujarnya. Ia menambahkan, “Kalau sudah digiling untuk bahan bakso itu kan sulit dibedakan.”

Nurdin khawatir, jika harga daging sapi tak kunjung turun, perdagangan daging babi yang diakui sebagai daging sapi ini akan terus berlangsung. Sebab, ia menyebut, di DKI Jakarta saja ada sekitar 300 ekor babi yang dipotong setiap hari. “Kalau daging-daging ini dijual sebagai daging sapi kan merugikan konsumen, terutama muslim.”

Sementara, saat dikonvirmasi mengenai hal ini, Kepala seksi Penertiban Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan Nurhasan mengakuinya. “Kami sudah selidiki,” ujarnya. Hanya saja, menurutnya penyelidikan ini memang membutuhkan waktu. “Mereka ini gesit, sementara biar kuat untuk pembuktian kan harus ditangkap tangan.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

peta lokasi