harga paket aqiqah dan catering dus

harga paket aqiqah dan catering dus

banner produk

Rabu, Juli 20, 2011

larangan ekspor dicabut karena juga menganggu ekonomi Australia.

Indonesia hari Jumat (8/7) secara resmi membuka kran impor sapi hidup dari Australia menyusul pencabutan larangan ekspor sapi dari Australia.
Indonesia akan mengimpor 180.000 ekor sapi selama tiga bulan mendatang.
Setelah mengumumkan pencabutan larangan ekspor sapi ke Indonesia tanggal 6 Juni, Menteri Luar Negeri Australia Kevid Rudd menemui sejumlah menteri bidang perekonomian di Jakarta guna membahas normalisasi perdagangan sapi.

Ganggu ekonomi

Dalam keterangan pers di Jakarta, Kevin Rudd mengatakan Indonesia dan Australia telah mencapai kesepakatan bersama mengenai panduan pemotongan hewan.
Selain itu, meski tidak menyatakan secara tegas, Kevin Rudd mengakui bahwa larangan ekspor dicabut karena juga menganggu ekonomi Australia.
"Tentu saja ada perdagangan yang terhenti selama beberapa bulan terakhir ini yang diikuti dengan pengaruh ekonomi baik untuk Indonesia maupun Australia," katanya.
"Hari ini sudah dicapai kesepakatan terutama terkait dengan pemotongan hewan yang memenuhi standar internasional," ujar Rudd.
Kevin Rudd menambahkan sejak Jumat pagi keran ekspor sapi telah dibuka kembali dengan memberikan izin ekspor 180 ribu sapi untuk pemenuhan kebutuhan tiga bulan kedepan.

Jalur distribusi

"Importir harus memenuhi standar yang kita terapkan yang sesusai dengan Undang-undang Indonesia. Dan undang-undang itu mengacu kepada standar kepada internasional"
Hatta Rajasa
Menurut Menko Perekonomian Hatta Rajasa, kesepakatan ini tidak hanya berhenti pada kesejahteraan hewan seperti yang ditekankan Australia, tetapi juga terkait jalur distribusi importir sesuai undang-undang Indonesia.
"Importir harus memenuhi standar yang kita terapkan yang sesusai dengan undang-undang Indonesia. Dan undang-undang itu mengacu kepada standar internasional," demikian tutur Hatta Rajasa.
"Dan satu lagi adalah kehalalan yang memenuhi asas Islam dan budaya kita. Jadi importir memiliki hubungan dengan rumah potong hewan yang sudah memenuhi standar internasional," katanya.
Indonesia juga akan melakukan audit terhadap 700 rumah potong hewan yang terdaftar resmi. Penghentian ekspor sapi hidup ke Indonesia dilakukan Australia awal Juni silam menyusul program televisi ABC yang menayangkan pemotongan sapi yang dianggap brutal.
Namun, penghentian ekspor itu justru memukul peternak sapi di Australia karena Indonesia adalah pasar ekspor sapi hidup terbesar untuk Australia dengan nilai perdagangan sebesar 300 juta dolar per tahun.
Indonesia hari Jumat (8/7) secara resmi membuka kran impor sapi hidup dari Australia menyusul pencabutan larangan ekspor sapi dari Australia.
Indonesia akan mengimpor 180.000 ekor sapi selama tiga bulan mendatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

peta lokasi