banner produk

Kamis, Juli 21, 2011

Domba: Modifikasi Tanduk Domba Diminati



Modifikasi Tanduk Domba Diminati , 

Doni Martin Ada yang berbeda di Garut, Jawa Barat. Jika biasanya modifikasi dilakukan pada mobil atau sepeda motor, namun di Kampung Cihampelas, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Taragong Kidul, modifikasi dilakukan pada tanduk domba aduan.

Modifikasi tanduk dilakukan agar tampilan sang domba terlihat lebih gagah dan sempurna. Itulah sebabnya, para pencinta domba berlomba-lomba memodifikasi tanduk hewan peliharaannya.


Uloh adalah modifikator tanduk domba. Berbekal alat-alat kerja, krim pelumas, dan pendingin, Uloh memodifikasi tanduk yang biasanya memakan waktu sekitar satu jam. Dalam prosesnya, tanduk yang telah diberi cairan pelumas dan pendingin itu kemudian dibakar. Jika sudah lentur, langkah selanjutnya adalah membentuk tanduk sesuai keinginan.

Untuk jasanya, uloh mendapat bayaran antara Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu. Sedangkan harga domba yang sudah dimodifikasi harganya akan melonjak. Jika sebelumnya Rp 3 juta, setelah dimodifikasi harga jualnya melonjak menjadi Rp 4 juga sampai Rp 5 juta per ekor.

Modifikasi tanduk tidak akan berpengaruh ketika sang domba berlaga beradu kekuatan di arena adu domba. Hanya ketika usai dimodifikasi, tanduk sang domba jangan langsung diadu. Sebaiknya domba-domba diistirahatkan beberapa waktu untuk memulihkan kondisinya.(liputan 6 com)

Untuk wilayah bogor khususnya daerah binaan Al-An'Am juga sudah melakukan modifikasi tanduk domba namun tidak untuk dilombakan tetapi hanya untuk menghindari tanduk yang ujungnya mendekati daging kepala sehingga berakibat kalau tidak dirubah tanduknya akan melukai kepala domba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

peta lokasi