banner produk

Kamis, Juni 23, 2011

SAPI:Pedagang Sapi Mulai Meneguk Untung


Solo, CyberNews. Pedagang sapi di Pasar Hewan Purworejo-Kaliyoso, Kabupaten Boyolali kini mulai meneguk untung. Sebab, harga ternak tersebut beranjak naik semenjak impor sapi dari Australia dihentikan.

Hardi (45), pedagang sapi Pasar Hewan Purworejo mengungkapkan, harga bibit sapi (pedhet) Jawa rata-rata naik antara Rp 500-750 ribu per ekor. "Kalau hari pasaran yang lalu, harga pedhet Jawa sekitar Rp 3 juta. Sekarang sudah naik sampai Rp 3,5 juta per ekor," katanya.
Adapun harga bibit sapi jenis Simental bisa lebih dari Rp 4 juta
per ekor. Kenaikan harga pedhet Simental itu hampir sama dengan pedhet Jawa, yakni naik sekitar Rp 500-750 ribu per ekor. Sementara, harga sapi dewasa bisa naik Rp 1 juta per ekor. "Sapi Simental yang besar harganya bisa Rp 13 juta per ekor," ujarnya.
Menurutnya, kenaikan harga sapi itu dipengaruhi oleh penghentian sapi impor dari Australia. Kondisi itu membuat peternak maupun pedagang mulai bergairah. Dia berharap, impor sapi dikurangi agar tidak memberatkan pedagang dan peternak sapi lokal.
Sebab, dua tahun belakangan usaha mereka terpuruk. Harga sapi lokal tertekan oleh sapi-sapi impor dari Australia. "Dulu, saya beli sapi Rp 6,5 juta. Lalu memelihara sapi itu sampai manak (beranak), ternyata tidak dapat apa-apa, karena cuma dihargai Rp 6,5 juta," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Pasar Hewan Purworejo, Muhammad Juni SE mengatakan, jumlah sapi yang diperjualbelikan di pasar itu kemarin sedikit menurun dibanding pekan lalu. Kemarin terdapat sekitar 400 ekor sapi. Sedangkan pekan lalu terdapat 500 ekor sapi yang diperjual belikan.
Sapi-sapi tersebut didatangkan dari Kabupaten Boyolali, Karanganyar, Klaten, Sukoharjo, Sragen, dan sekitarnya. Oleh pedagang, sapi itu lalu dikirim ke berbagai daerah di Solo dan sekitarnya. Bahkan ada yang dikirim hingga Lampung dan Jakarta. "Pernah ada yang bawa sapi ke Lampung pakai kontainer," ujarnya.
Mengenai serangan antraks, pihaknya menyatakan daerahnya masih bersih dari penyakit tersebut. Meskipun lokasi Pasar Purworejo tidak jauh dari Sragen yang terjangkit antraks, namun pedagang tidak terpengaruh. Harga sapi di pasar itu tetap bagus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

peta lokasi