banner produk

Senin, Januari 31, 2011

Aqiqah :Kunjungan Ke MUI Kecamatan Ciampea

Alhamdulillah Senin siang tadi kami berkunjung ke Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Ciampea,untuk mengundang sekalgus bertanya tentang beberapa yang terkait dengan usaha aqiqah dan peternakan , Kami diterima oleh sekretaris MUI Kecamatan Leuwiliang Ust.Syamsudin dan Ketuanya yaitu bapak H. Hanafi yang juga menjabat kepala sekolah Menengah kejuruan Pelita di Ciampea, Banyak sekali kami memberikan keterangan terkait kegiatan kami dalam berusaha dan bapak H. Hanafi juga memberikan motivasi terhadap kegiatan kami selanjutnya dan juga berkeinginan bersilaturahmi ke tempat kami baik untuk aqiqah juga peternakan sapi. Beliau sangat baik dan bijak kepada setiap tamunya.
Kami berharap usaha ini mendapat dukungan dari semua pihak.

Sabtu, Januari 29, 2011

Aqiqah : Kerjasama Penyaluran Paket aqiqah dan Qatering dengan Pak Taryani

Alhamdulillah kami telah mengadakan kesepakatan dengan bapak Taryani,Pengasuh MT.Tarbiyatul Mubtadiin Cibadak Kaum rt.o3/rw 02 dimana murid-murid beliau adalah yatim dan anak-anak dari dhuafa. Kami bertemu ditempat foto copy di daerah ciampea dan pa Taryani adalah salah seorang pengurus MUI Ciampea, lalu beliau mengundang kami untuk silaturahim kerumahnya,Alhamdulillah kami senang mendapatkan tempat penyaluran yang bertanggung jawab,menyalurkan dengan benar dan sampai pada tempat yang memang membutuhkan.

Rabu, Januari 26, 2011

Aqiqah: Isi dari bulettin terbitan ke tujuh yang terbit di bulan Februari

Alhamdulillah , Puji Syukur kepada Alloh SWT, Tidak terasa kami menerbitkan bulettin AL-AN'AM sudah memasuki terbitan ke tujuh, Sebagaimana misi kami selain berbisnis kami ingin ikut serta memajukan negeri yang kita cintai dengan cara kami yaitu penerbitan bulettin yang isinya khusus tentang psyikologi dan informasi sedeqah (negeri ini kaya jika warganegaranya terbiasa dengan bersedeqah maka derajat nya juga berubah) juga berita tentang kami di kegiatan kegiatan ,

Terbitan kali ini kami mencari tema tentang psykologi anak,semoga bermanfaat bagi yang membaca bulettin kami, Semoga bulettin ini mencapai ke rumah anda,

Berbagai upaya sudah dilakukan agar anak semangat belajar. Tapi, hasilnya justru sebaliknya. Seringkali penyebabnya muncul dari orangtua.

Memahami anak sebagai individu yang sedang menjalani tahapan-tahapan dalam masa pertumbuhannya, diperlukan kesabaran ekstra. Demikian pula ketika mendapati anak yang telah memasuki usia sekolah begitu malas belajar. Mengandalkan guru untuk menyelesaikan masalah? Tentu tak bisa begitu.

Apalagi bila kita menyadari bahwa anak sesungguhnya memulai pendidikannya dari rumah. Sehingga, peran orangtua untuk membantu secara langsung kesulitan yang dialami anak merupakan hal yang sangat penting. Mencari penyebabnya adalah langkah awal untuk menerapkan solusi yang tepat.

Robert D. Carpenter MD adalah seorang peneliti yang pernah mengadakan pengamatan terhadap perkembangan belajar murid sekolah dasar di California, Amerika Serikat. Dalam pengamatannya ditemukan adanya penyebab mengapa anak-anak kerap mengalami masalah dalam belajar yang cenderung membuat mereka jadi malas. Berikut ini empat penyebab yang kerap terjadi dan menyebabkan anak malas belajar.

1. Komunikasi tidak efektif

Ingat, target kita berkomunikasi adalah memastikan bahwa ‘pesan’ yang ingin kita sampaikan kepada penerima pesan (anak) diterima dengan benar. Tentu orangtua ingin agar anak mengerti, menyukai dan melakukan apa-apa yang dipikirkan orangtua. Komunikasi yang efektif juga bisa mengungkapkan kehangatan dan kasih sayang orangtua, misalnya, “Ayah bangga sekali, kamu sudah berusaha keras belajar di semester ini.”

Coba ingat-ingat bagaimana pola komunikasi yang kita bangun selama ini. Sudahkah anak-anak menangkap pesan yang kita sampaikan sesuai dengan yang kita maksud?

Seringkali orangtua lupa menyampaikan ‘isi’ dari pesannya, tapi lebih banyak merembet pada hal-hal yang sebenarnya di luar maksud utamanya. Misal, nilai ulangan harian anak di bawah rata-rata teman sekelasnya. Tanpa bertanya terlebih dulu kepada anak kenapa nilainya jelek, Ibu langsung komentar, “Itulah akibatnya kalau kamu nggak nurut Ibu. Main melulu sih. Ibu tuh dulu waktu sekolah nggak pernah dapat nilai 6. Kamu kok nilainya jelek begini. Gimana sih?” Apa inti pesan yang disampaikan Ibu? Anak salah karena nilainya jelek dan semakin salah karena Ibu selalu membandingkan anak dengan keadaan Ibunya sewaktu sekolah. Akibatnya, anak akan berpendapat, “Ah, nggak ada gunanya bilang ke Ibu kalau nilai jelek. Nanti pasti dimarahin.”

Padahal, mengetahui nilai anak yang di bawah rata-rata buat orangtua sangat penting untuk mengevaluasi penyebabnya. “Wah, nilai anak saya untuk mata pelajaran matematika kenapa selalu jelek ya? Apa yang perlu dibantu?” Sederet pertanyaan itu bisa terjawab bila kita berkomunikasi secara efektif, bukan menyalah-nyalahkan anak. Bila penyebab bisa segera diketahui, maka orangtua bisa mencari solusinya dan melakukan perbaikan.

Komunikasi yang tidak efektif yang berjalan selama bertahun-tahun, pastinya akan berdampak negatif pada pembentukan karakter anak. Padahal, salah satu fungsi komunikasi adalah untuk mengenal diri sendiri dan orang lain. Bisa dipastikan pola seperti itu akan membuat anak bingung dalam mengenali dirinya sendiri dan orangtuanya. ‘Apa sih sebenarnya maunya Ayah/Ibu?’ Kebingungan ini mengakibatkan dalam diri anak tidak tumbuh motivasi kuat untuk berprestasi, toh mereka tak tahu apa gunanya mereka belajar.

2. Tak terbantahkan

‘Pokoknya kamu harus ranking satu. Dulu, ayah sekolah jalan kaki, tapi selalu ranking satu. Kenapa kamu nggak bisa?’ Menekankan dengan kalimat, ‘pokoknya’, ‘seharusnya’, dan kata sejenis lainnya menunjukkan tidak adanya celah untuk pilihan lain.

Orangtua yang tak terbantahkan membuat anak sulit mengemukakan pendapatnya. Bahkan, sulit mengetahui potensi dirinya sendiri, apalagi mengoptimalkan potensinya. Kecenderungan tak terbantahkan ini kalau berlanjut terus bisa menjurus pada upaya memaksakan kehendak orangtua pada anak. Misalnya, “Nanti kamu harus jadi dokter.” Kalaupun akhirnya anak mengikuti kehendak orangtuanya kuliah di fakultas kedokteran, ia akan menjalaninya dengan setengah hati. Bisa jadi, hanya setahun dijalani, selanjutnya keluar karena bertentangan dengan keinginannya. Tentu kita tak ingin ini terjadi bukan?

3. Target tidak pas

Target yang tidak pas, bisa terlalu rendah atau terlalu tinggi dari kemampuannya. Jangan sampai memaksakan begitu banyak kegiatan pada seorang anak sehingga mereka jadi jenuh dan terlalu lelah. Akibat overaktivitas, banyak anak yang kemudian mulai meninggalkan belajar sebagai kegiatan yang seharusnya paling utama.

Di sinilah peranan orangtua sangat penting, jangan sampai terlalu memaksa anak dengan harapan agar mereka dapat menuai prestasi sebanyak-banyaknya. Mereka didaftarkan pada berbagai macam kursus atau les privat tanpa mengetahui bahwa batas IQ seorang anak tidak memungkinkannya menerima berbagai macam kegiatan yang disodorkan oleh orangtua.

Namun, sebaliknya bagi anak yang memiliki IQ tinggi, juga perlu penanganan khusus, karena mereka tidak cukup dengan target regular untuk anak lainnya. Mereka membutuhkan tantangan lebih supaya potensinya teroptimalkan. Untuk mengetahui potensi ini, orangtua perlu bantuan psikolog.

4. Aturan dan hukuman yang tidak mendidik

Terlalu ketat dalam rutinitas harian bisa menyebabkan akhirnya anak malas belajar. Namun, sebaliknya tanpa membuat rutinitas harian anak tidak terbiasa memiliki jadwal belajar yang harus dipatuhinya. Jalan tengahnya, rutinitas tidak bisa ditetapkan secara sepihak oleh orangtua, namun dibangun bersama-sama.

Membuat aturan juga harus diikuti dengan konsekuensi. Jadi, anak dapat mengerti apa hubungannya antara kepatuhan menjalani aturan dengan konsekuensinya, bukan sekadar hukuman yang tidak mendidik, seperti hukuman cubitan bila dapat nilai jelek

Bagi anak usia SD ke atas, orangtua perlu mendiskusikannya dengan anak. Aturan tersebut ditandatangani dan dipasang di dekat meja belajar. Misal, 1) Belajar sehabis shalat Maghrib sampai Isya; 2) Boleh nonton Avatar pada minggu pagi; 3) Main PS paling lama 2 jam di hari libur; 4) dan seterusnya.

Jangan bosan juga untuk meng-up date kesepakatan dan mengingatkan kalau ada yang melanggar. Ingatkan juga akan konsekwensinya, misalnya “Belajar yuk! Kemarin kita sepakat kan kalau nggak belajar, gimana hayo?”

Biarkan anak menjawab konsekwensinya. Jika aturan itu sudah dibuat bersama, pasti anak ingat akan konsekwensinya. Harapannya, kesadaran untuk belajar akan tumbuh dari dalam diri anak, bukan dipaksakan orangtua. Tidak ada lagi hukuman yang tidak mendidik, karena hukuman akan membuat anak berpikir “Ugh, belajar sangat tidak menyenangkan!”

Mewaspadai empat hal tersebut penting untuk mencegah kemalasan anak semakin parah. Yuk, bantu anak-anak kita agar rajin dan senang belajar.

(Sarah Handayani)

Jumat, Januari 21, 2011

Aqiqah: Pujian dari konsumen(pemesan ) atas service Al-An'Am Aqiqah


Alhamdulillah, kemarin (20-01-2011) acara aqiqah putri pertama kami HANIFAH NABILA BILQIS berjalan dengan lancar, sukses, khidmat & sesuai sunnah Rasulullah saw. Ini juga berkat kerjasama kami dengan RUMAH AQIQAH AL-AN'AM. Kami sekeluarga puas dengan pelayanan yang diberikan dan menu yang disajikan pun tidak mengecewakan. Semoga, pujian ini tidak lantas membuat RUMAH AQIQAH AL-An'Am jumawa, terus belajar dari kesalahan serta kebenaran yang ada, dan bisa terus membantu muslimin yang akan melaksakan sunnah rasul ini.. Insyallah Usaha ini akan terus diberkahi Allah swt, dan kerjasama kita pun diberkahi pula dan tidak sampai disini saja..Amiin.. Hendi & Kiki
terima kasih atas kerjasamanya pak. Semoga berkah. Saya dan keluarga merasa puas dengan pelayanan aqiqah al-An'am ini. dari Santi Cibinong

Minggu, Januari 16, 2011

Aqiqah :Penyaluran ke Yatim lewat Yayasan Karya Mandiri Utama

Alhamdulillah hari ini kami mendapatkan pesanan yang diminta disalurkan ke anak Yatim, Lewat Yayasan Karya Mandiri Utama yang juga dimiliki oleh pa fatur,maka penyaluran untuk kali ini disalurkan ke daerah Cibata Desa barengkok ,desa barengkok sebenarnya adalah daerah penghasil buah manggis yang sudah skala eksport(penduduk asli sedikit yang punya kebunnya),ternyata banyak sekali anak yatimnya,Di Cibata ini juga Yayasan mengembangkan ternak plasma yang sudah memasuki tahap ke dua, Yang beraqiqah dan disalurkan ke daerah ini adalah nama anak Hikmah Radian Wijaya,nama ibu : Santi Utami Dewi dan Ayah :Rusmaladi,beralamat :komplek depsos II no 20 ,jl SKB No 5 Karadenana, Cibinong atas nama masyarakat disana mengucapkan semoga adik Hikmah selalu diberi kesehatan ,menjadi anak yang sholeh,dambaan orangtua, serta bapak Rusmaladi dan Ibu Santi dipermudah rejekinya dan mendapat lindungan dari Alloh SWT. Amiin...

Selasa, Januari 11, 2011

Aqiqah :Ulasan(beberapa web ) tentang domba aqiqah dari jenis betina dan jantan

Dari Kambingdomba garut.Com :

Aqiqah haruskah hewan jantan?

Baik dalam aqiqah maupun udhiyah (kurban) tidak ada persyaratan bahwa hewannya harus jantan atau betina. Keduanya bisa dijadikan sebagai hewan aqiqah atau kurban. Akan tetapi yang lebih diutamakan adalah hewan jantan agar kelangsungan reproduksi hewan tersebut tetap terjaga

Dari Bakulkambing . com:
. Dalam masalah ‘aqiqah, binatang yang boleh dipergunakan sebagai sembelihan hanyalah kambing, tanpa memandang apakah jantan atau betina, sebagaimana riwayat di bawah ini:

Dari Ummu Kurz AI-Ka’biyah, bahwasanya ia pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang ‘aqiqah. Maka sabda beliau SAW, “Ya, untuk anak laki-laki dua ekor kambing dan untuk anak perempuan satu ekor kambing. Tidak menyusahkanmu baik kambing itu jantan maupun betina”. [HR. Ahmad dan Tirmidzi, dan Tirmidzi menshahihkannya, dalam Nailul Authar 5 : 149]

Kesimpulan : hewan betina dan jantan keduanya dapat dipakai untuk aqiqqah namun lebih diutamakan hewan jantan agar kelangsungan reproduksi dapat terjaga

Dari tashfiyah.net

Diperbolehkan pula berkurban dengan yang betina. Rasulullah telah bersabda (artinya), “…tidak apa-apa bagi kalian yang jantan atau betina.” (H.R. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan An-Nasa`i. Dishohihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani). Walaupun sabda Nabi ini berkaitan dengan masalah aqiqah, tetapi mayoritas hukum kurban sama dengan hukum aqiqah. Karena, keduanya sama-sama ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dan ini merupakan kesepakatan para ulama.

Urutan binatang kurban yang paling utama adalah kambing domba, kambing jawa, sepertujuh sapi, lalu sepersepuluh atau sepertujuh onta (terdapat silang pendapat di antara para ulama mengenai onta cukup untuk tujuh orang atau sepuluh orang). Hewan jantan lebih utama dari yang betina karena daging yang jantan lebih bagus. Hal ini didasarkan pada riwayat yang menyebutkan bahwa Nabi menyembelih 2 ekor domba (H.R. Al-Bukhari dan Muslim).

Harga jual hewan domba dan kambing, kalau betina memang lebih murah dibanding jantan ,

R.aqiqah Al-An'am sebagai penyedia jasa aqiqah selalu memberikan hewan aqiqah yang berjenis kelamin jantan. karena bisa jadi menyembelih atau memotong hewan betina dikhawatirkan sudah hamil walau satu atau dua bulan



Rabu, Januari 05, 2011

Domba : Program Si Doel kembali mendapat minat

Alhamdulillah program si doel kembali mendapatkan kepercayaan dengan diterimanya dua hewan ternak domba betina hamil dan satu anak domba jantan dari pa Cecep yang berdomisili di Pondok Gede Bekasi , yang di amanahkan kepada peternak yang bernama mang rosadi dengan supervisi nya pa budi didaerah cibata, sebagaimana yang lain maka pa cecep juga membangun kandangnya sehingga domba yang dipiara dapat berkembang dengan baik dan berkualitas. berikut kandang baru yang dibangun serta domba betina yang sedang hamil. Dari Program ini sudah ada peternak lain yang kami bina yang merupakan hewan yang berasal dari peternak binaan pertama kami yang hewannya sudah beranak.

Wisata ternak : Buah labu besar dan Buah marquisa di sekitar kandang

Alhamdulillah dengan perlahan niatan kami untuk menjadikan peternakan baik terpusat ataupun sistem plasma menjadi punya nilai lebih dengan adanya kebun buah disekitar kandang peternakan kami,jenis buah-buahan yang sudah ada adalah buah labu dan buah marqisa, bahkan buah labu yang ada terlihat cukup besar,dan belum kami nikmati ,kami masih ingin memandangnya karena ukurannya yang besar,buah marqisa juga banyak ,mudah-mudahan kami mampu memanfaatkan lebih optimal adanya kebun buah ini . Barangkali niatan kami menjadi kan wisata ternak dapat terwujud, Amiin

Khasiat dari labu dapat dijabarkan sebagai berikut

Penggemar labu boleh bangga dengan kabar yang satu ini. Ilmuwan Korea Selatan lewat riset terbarunya mengklaim telah menemukan sejenis zat aktif dalam kulit labu yang bermanfaat mampu membunuh kuman penyebab jutaan kasus penyakit candidiasis atau infeksi jamur.Para ahli di Chosun University mengatakan sejumlah penyakit yang disebabkan mikroba cenderung menjadi resisten terhadap antibiotik yang ada saat ini. Fenomena itu memicu mereka untuk mencari cara lain untuk mengobati penyakit akibat kuman.

Dalam laporan risetnya, Kyung-Soo Hahm, Yoonkyung Park dan rekannya mencatat bahwa labu sebenarnya sudah dikenal dalam pengobatan tradisional di beberapa negara.

Fakta itu lalu mengilhami mereka untuk membuat ekstrak protein dari kulit labu. Jenis protein ini lalu diujicobakan di laboratorium dengan cara mengontakkanya dengan beragam jenis mikroba termasuk Candida albicans, sejenis jamur penyebab infeksi jamur vagina, ruam popok pada bayi dan penyakit lainnya.

Hasil penelitian dalam kultur sel menunjukkan, salah satu jenis protein memiliki pengaruh yang kuat dalam menghambat pertumbuhan C. albicans, tanpa menimbulkan efek racun. '

Dari riset yang dipublikasikan The Journal of Agricultural and Food Chemistry ini para peneliti menyimpulkan bahwa protein dalam kulit labu dapat dikembangkan menjadi obat alami untuk mengatasi infeksi jamur pada manusia, selain juga dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis jamur yang menyerang tanaman.

Manfaat buah marquisa

Banyak sekali manfaat buah markisa bagi kesehatan. Diantaranya berkhasiat sebagai pereda nyeri, antikejang, kolitis, penenang dan antiradang, sembelit, disentri, insomnia, gangguan haid, batuk, serak, tenggorokan kering, merilekskan saraf saat sakit kepala, meredakan diare dan neurastenia (kelelahan kronis, lemah, tidak nafsu makan, tidak bisa konsentrasi, dan susah tidur), anemia, kurang susu setelah melahirkan, serta memulihkan kondisi tubuh setelah pengobatan (khususnya yang disebabkan oleh parasit pada anak), menyembuhkan gejala alergi kronis, memicu peningkatan kekebalan tubuh dan kekuatan antibodi dalam darah.

Selasa, Januari 04, 2011

SAPI: Program "Qurban Berkah Dengan Tabungan"

Alhamdulillah kami telah mendapatkan telpon dari pemesan sapi qurban 1431 H lalu dengan menyatakan kepuasan dan berkeinginan terus membeli hewan sapi di Al-An'Am dengan memulai membuat tabungan baru,(lihat komentar konsumen sapi qurban 1431H kemarin),Memang sapi qurban yang kami gemukkan untuk qurban kemarin masa penggemukan 8-9 bulan ,Karena kami mengunakan pakan alami sehingga hasil yang didapat adalah sapi dengan isi daging yang banyak sedikit sekali gajih,konsep yang kami inginkan adalah adanya siklus normal dimana sapi memakan pakan alami baik itu rumput-rumputan,lamtoro,kaliandra,singkong dimakan oleh hewan ,tanaman itu kita taman dengan pupuk dari kotoran sapi.
Kami namakan program ini dengan nama"Qurban sapi berkah dengan Tabungan",kami menawarkan sapi yang dibeli dengan jenis yang berbeda tentu dengan harga yang berbeda juga,kami mulai untuk tabungan dengan harga Rp 7.500.000 di sapi berat + 210 kg, harga Rp. 8.500.000,- di sapi berat + 230an kg ,harga Rp 9.000.000,- di sapi berat 250 kg, harga Rp. 10.000.000 di sapi berat 280 kg,harga Rp. 12.000.000 berat 350 kg, harga Rp.14.000.000 berat 400 kg, Kami sangat senang ketika hewan yang kami berikan dengan standar harga yang ada ternyata memiliki berat dan tongkrongan yang lebih,mudah-mudahan Alloh meridhoi ikhtiar kami dengan niat mendapat rezki dan tidak mengecewakan pemesan.

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

peta lokasi