banner produk

Jumat, Juli 30, 2010

Sapi : Analisa Kepala Loka Penelitian Sapi Potong Ir. Mariyono, M.Si.

Gejala penurunan harga daging sapi di pasar daging akhir-akhir ini menimbulkan reaksi berbagai pihak, terutama mereka yang terkait dengan dunia peternakan. Dari segi peternak sapi, penurunan harga daging sapi jelas menurunkan nilai jual ternak mereka, yang berimbas pada turunnya keuntungan bersih peternak, mengingat di sisi lain biaya pemeliharaan yang berupa pakan dan tenaga kerja pemeliharaan cenderung tetap. Lain halnya dengan konsumen yang merupakan pihak pemakai produk jelas sangat menguntungkan, meskipun tingkat penurunan hanya berkisar antara Rp 300,00 hingga Rp. 1.000,00 per Kg namun sudah cukup membantu dan menimbulkan harapan baru untuk terus bergerak turun hingga akhir bulan Maret 2010.

Berbagai analisia di lontarkan dari berbagai pihak, salah satunya dari Kepala Loka Penelitian Sapi Potong Ir. Mariyono, M.Si. yang melihat penurunan harga daging sapi terutama sapi impor akhir-akhir ini merupakan bentuk penyesuaian harga daging menuju harga standar atau harga normal, karena menurut pantauan Ir. Mariyono, M.Si. harga sapi impor sekarang dirasa terlalu tinggi untuk tingkat harga pakan dan tenaga kerja saat ini. “Jadi itu wajar karena harga daging kan kemarin naik cukup tinggi” ungkap beliau di sela-sela aktivitas kerjanya.Lebih jauh lagi Kepala Lolit Sapi juga mengemukakan bahwa ada fenomena yang menarik untuk di kaji yaitu pada harga daging per kilogram berat hidup, dimana harga per kilogram berat hidup sapi lokal sekarang berada pada kisaran Rp. 22.500,00, sedang sapi impor Heifer berada pada kirsaran Rp. 20.700,00, Bull Rp. 21.600,00, dan Big Bull Rp. 22.500. Bila kita melihat kembali harga sapi lokal setahun yang lalu pada masa-masa mendekati Idul Fitri dan Idul Adha adalah sebesar Rp. 23.000,00 - Rp. 24.000,00 per kilogram berat hidup, dari sini bisa ditarik kesimpulan bahwa kondisi saat ini adalah harga penyesuaian sapi lokal untuk bersaing di pasar bebas. Namun perlu diwaspadai juga bahwa penurunan harga daging sapi impor ini biasanya akan di ikuti juga oleh penurunan harga daging sapi lokal, karena kisaran harga daging lokal dan daging impor pada saat ini relatif berimbang. Namun demikian para peternak di himbau untuk tidak panik dengan kondisi harga sapi sekarang, akan lebih baik bila peternak tidak bersegera melepas ternaknya karena fluktuatif harga daging memang wajar, dengan demikian jumlah ketersediaan daging dapat terkontrol.
Sumber (Loka Penelitian Sapi Potong,Jl. Pahlawan 2. Grati Pasuruan )

Belanja online

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG

AL-An'am di muat di POS DESA&SUNDA URANG
POS DESA dan Majalah Sunda Urang

peta lokasi